Home Blog Page 213

Perfotoan Untuk Mengabadikan Kenangan Santri

0

DARUL QIYAM – Perfotoan merupakan salah satu sarana pendidikan di PMDG kampus 6 Darul Qiyam. Dengan adanya perfotoan para santri dididik untuk bisa menempatkan sesuatu pada tempat dan waktunya. Agar kelak ketika sudah menjadi alumni dan berkiprah di masyarakat mempunyai sifat yang selektif ketika hendak berfoto dan mengambil gambar. Budaya seperti ini yang sekarang sudah mulai luntur di kalangan masyarakat. Selain itu, PMDG juga mengadakan kegiatan ini sebagai wujud dokumentasi kegiatan pondok dan sebagai dokumentasi pribadi santri.

Perfotoan tahunan ini diikuti oleh seluruh santri. Ada beberapa perfotoan yang diadakan, seperti : Perfotoan per-kelas, Perfotoan per- kursus, klub, per-rayon, dan per-konsulat yang diikuti oleh santri dan guru.

Kegiatan ini berlangsung secara bertahap. Dimulai dari perfotoan konsulat yang diadakan pada hari Jum’at (7/2) lalu perfotoan kelas (14/2) kemudian perfotoan rayon (21/2) dan perfotoan klub dan kursus (28/2).

Dalam perfotoan ini, para santri diwajibkan untuk berkreasi dengan membuat banner sebagai hiasan perfotoan masing-masing. Diharapkan dengan cara ini dapat meningkatkan kreatifitas santri dan memupuk rasa kepedulian, tanggung jawab, dan kebersamaan dalam organisasi yang mereka ikuti.

Berikut beberapa contoh dari perfotoan yang telah diadakan :

Pelatihan Saka Bhayangkara bersama Satuan Polres Ngawi

0

Mantingan-Koordinator Gerakan Pramuka PMDG Putri Kampus 2 adakan pelatihan Satuan Karya Bhayangkara, dengan mendatangkan Satuan Polres Ngawi yang kesemuanya merupakan polisi wanita (polwan).

            Pelatihan Saka Bhayangkara merupakan Satuan Karya dibawah pembinaan Kepolisisan Negara Republik Indonesia dan termasuk Saka terbesar dan paling berkembang di Indonesia. Hal ini dikarenakan Saka Bhayangkara dapat dibentuk di hamper seluruh wilayah Kwartir Indonesia tidak terbatas pada sumber daya ataupun kondisi alam.

            Kegiatan tahunan yang khusus diperuntukkan kelas 4 dan 3 Intensif ini, berlangsung selama dua hari dimulai pada Selasa, 17 Jumadal Akhir 1441 H/ 11 Februari 2020 sampai dengan Rabu, 18 Jumadal Akhir 1441 H/ 12 Februari 2020.

            Bersama kakak-kakak Polres Ngawi, santriwati diajarkan mengenali berbagai macam gerakan dan aba-aba yang digunakan untuk mengatur lalu lintas. Tidak hanya itu, materi yang disampaikan berupa kenakalan remaja masa kini dan cara pencegahannya hingga pengenalan akademi kepolisisan bagi yang berminat umtuk bergabung kedalam kepolisisan negara.

            Pelatihan diakhiri dengan praktek lapangan, memperagakan pengaturan lalu lintas dan baris berbaris langsung bersama Kakak Polres Ngawi. Seluruh santriwati sangat antusias dan bersemangat dalam memperagakan seluruh gerakan yang diajarkan.hasnab

Cetak Kader Penggerak Bahasa dalam Superior Camp 2020

0

MANTINGAN-(14/02/20). Pondok Modern Darussalam Gontor merupakan pondok yang menerapkan sistem bilingual (dua bahasa) dalam percakapan sehari-harinya, yakni Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Disiplin dalam penerapan berbahasa merupakan hal yang sangat penting bagi Gontor karena merupakan cara terbaik untuk memahami, mengerti, serta mempelajari bahasa. Dari sini, LAC atau Language Advisory Council bersama Bagian Bahasa OPPM berinisiatif untuk menyelenggarakan Superior Camp.

Superior Camp merupakan agenda tahunan yang termasuk dalam rentetan dalam upaya peningkatan bahasa di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Kegiatan ini merupakan agenda lanjutan dari finalis Princess of Language dan Queen of Language di setiap tahunnya.

Tahun ini, Superior Camp diselenggarakan selama 6 hari, mulai hari Ahad (19/01/20) atau (24/05/41) dan ditutup pada hari Jum’at (23/01/20) atau (28/05/41) . Pesertanya merupakan finalis Princess of Language dan Queen of Language 2020 yang berjumlah 20 orang.

Berikut nama Peserta Tersemangat dalam Superior Camp :

No. Nama Kelas
1 Hamidah Mahliyatul Izzati 4B
2 Marwah 1XKhos
3 Ainul Jameelah 4B
4 Annisa Nur Zahida 3XB
5 Suhaila 1XKhos
6 Nabila Dwi Syahreni 4B

Untuk mempermudah jalannya agenda, para peserta di karantina di Burju-l-Fath lantai 1. Kegiatan dalam agenda ini sangat beragam, mencakup Descibing Picture, Listening , Watching, Debate, Drama dan masih banyak lagi yang semuanya menggunakan bahasa Arab dan Inggris. Para perserta pun sangat antusias dalam menjalani semua rentetan agenda dalam Superior Camp.

Diselenggarakannya Superior Camp dimaksudkan untuk mencetak kader dalam bidang bahasa yang nantinya dapat membagikan serta mengajarkan pengetahuan dan pengalamannya khususnya dalam bidang bahasa kepada seluruh anggota Darussalam. Dengan demikian, diharapkan kualitas bahasa di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 akan terus meningkat.Aya

GEBYARKAN LAKSANA GEMBIRA

0

            Gontor Putri Kampus 3– Tepat pada Hari Kamis 13 Februari 2020 pukul 20.00- selesai dilaksanakanya Laksana Gembira yaitu acara besar dalam kegiatan kepramukaan bagi andika laksana yaitu kelas 4 dan 3 INT guna untuk memperkuat tali persaudaraan antar andika laksana yang kelak akan menjadi satu kesatuan pada kelas 5 KMI hingga kelas 6 KMI. Dalam Laksana Gembira ini terdapat berbagai acara yang berhuungan dengan kepramukaan yaitu Yelling, Choir dengan lagu kepramukaan, dsb.

            Laksana Gembira ini dihadiri oleh seluruk andika Darussalam serta asatidz dan ustadzah begitupula para tamu undangan, dan simbolis pembukaan acara ini diawali oleh Ayahanda tercinta Al-Ustadz H. Suwarno TM, S.Ag .

            Para andika Darussalam sangat antusias dalam melihat laksana gembira ini khususnya bagi andika terap yang kelak akan meneruskan perjuangan para kakak laksana di tahun yang akan datang.Waf-Azz.

Seminar Fotografi

0

Seni Fotografi untuk Pengembangan Diri

            Hidup tak akan indah tanpa adanya seni, karna dengan seni kita dapat menjadikan hidup lebih berkreasi. Gontor selalu mendidik santriwatinya agar dapat menjadi seseorang yang berbakat dalam segala bidang atau lebih kita kenal dengan istilah sayyidatu-l-kulli.

            Karna itulah tepat pada hari Jum’at 24 Januari 2020 / 28 Jumadal ula 1441, Gontor Putri Kampus 3 telah mengadakan Seminar Fotografi bersama Al-Ustadz Taufiq Affandi, S. H.I., M. Sc selaku Direktur Gontor TV dengan tema “ Workshop Basic Photography and Hunting Capture ” yang mana acara ini dibuka oleh Al-Ustadz Ahmad Faisal, S. Pd selaku pembimbing Tim Multimedia.

            Acara ini diikuti oleh 240 santriwati yang terdiri dari kelas satu hingga kelas 5. Seminar ini berjalan dengan dua sesi. Sesi pertama yaitu pengarahan, motivasi dan pemaparan materi. Dimana peserta harus mengamati dan mendengarkan dengan seksama. Kemudian di sesi kedua, peserta dengan kelompoknya masing-masing menunjukkan bakat dan kemampuannya dalam teknik capture dengan tema / view yang telah ditentukan sebelumnya. Setelah sesi selesai, hasil capture dari setiap kelompok dievaluasi bersama dan mendapat apresiasi yang tinggi dari seluruh audien yang hadir di aula tersebut. Seluruh audien sangat senang dan bersemangat pada siang itu.

            Dengan adanya seminar ini, diharapkan santri dapat meningkatan skill  fotografi dengan memperluas wawasan dan pengembangan diri.QurrotulAini

Manasik Haji—Hingga Titik ‘Malakah’

0
Suasana manasik haji

Gontor Putri Kampus 2—Terik mentari menyambut pagi hari segenap santriwati PMDG Putri Kampus 2. Karena sering kali diguyur hujan, pagi itu adalah pagi yang cerah nan berhawa sejuk. Sebuah hal yang amat perlu disyukuri. Terlebih bagi santriwati kelas 1 KMI, karena pagi tersebut adalah kesempatan bagi mereka untuk melaksanakan manasik haji.

Manasik haji sudah merupakan rutinitas tahunan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2. Sengaja diadakan setiap tahunnya agar apa yang mereka pelajari bukan hanya sebuah teori dalam kelas, namun sebuah materi yang mereka kuasai hingga tingkat ‘malakah’.

Segala rupa persiapan dipersiapkan dengan baik oleh panitia agar mereka benar-benar merasakan seakan jama’ah haji yang sedang berhaji di tanah suci. Mulai dari berpakaian putih, menggunakan mukenah, slayer, kartu pengenal, serta yang terbaru adalah buku panduan do’a haji.

Meskipun dibekali  buku do’a haji, jauh hari sebelum praktek mereka sudah diwajibkan untuk menghafal do’a haji yang akan mereka lafadzkan saat manasik haji tersebut. Panitia juga telah mengadakan sosialisasi haji dengan menonton video tata cara haji yang bertempat di Aula Saudi, Rabu (12/3).

Supaya dapat terkontrol dengan baik, manasik haji dilakukan per kelas. Yang terjadwal dua kelas per hari mulai dari Sabtu (15/2) hingga hari Rabu (19/2). Pemandu manasik merupakan panitia yang sudah berpengalaman, diantaranya adalah Al-Ustadzah Jannita Nanda, Al-Ustadzah Manazil Putriana, Al-Ustadzah Charity Dinda Aghnia, Al-Ustadzah Nurfadhila Eka, Al-Ustadzah Na’imatus Salwa, dan Al-Ustadzah Siti Aniyatul Makiyyah. Tak hanya panitia, guru pengajar materi Fiqh pada kelas tersebut pun turut serta dalam praktek manasik haji kali ini.

Praktek ini bertempat di beberapa titik di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, yaitu area depan yang mencakup sekitar masjid, jalan sekitar penerimaan tamu, serta jalan di bagian belakang gedung Beirut. Replika ka’bah, maqam Ibrahim, hijr Ismail, jumrah, hingga berbagai banner peraga telah melengkapi titik-titik tersebut sehingga santriwati memiliki gambaran akan haji sebenarnya.

Setelah melakukan simulasi haji, peserta manasik dikumpulkan di depan Gedung Beirut untuk me’review’ apa yang telah mereka dapat. Mereka juga dipersilahkan untuk bertanya seputar haji dan umrah agar lebih faham.

Beginilah pondok mendidik santriwatinya agar terus berkembang. Karena apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan adalah pendidikan. [KAR]

“ KMI Smart “

0

            Gontor Putri Kampus 3 – Kegiatan pembelajaran santri terasa lebih hidup dengan diadakannya perlombaan antar kelas di angkatan masing-masing. Dengan materi pelajaran yang bermacam-macam menjadi materi perlombaan yang akan mengasah keaktifan dan semangat berkompetisi santri. Tentunya kegiatan ini tak lepas dari kegiatan pembelajaran seperti hari-hari biasanya.

            Diadakan pada hari Jum’at, 31 Januari 2020/ 6 Jumadal Akhir 1441 H dengan mengangkat tema “ KMI Smart “ kegiatan ini berlangsung sangat meriah. Bertempatkan di beberapa area pondok yang rindang, setiap angkatan menunjukkan semangat berkompetisi yang tinggi. Dalam penentuan peserta, seluruh santri mengikuti tiga tahapan. Tahap pertama diikuti oleh seluruh anggota kelas kemudian diambil sepuluh orang dengan nilai tertingggi untuk masuk ke tahap kedua. Di tahap kedua, sepuluh orang terpilih dari masing masing kelas mengikuti seleksi selanjutnya yang kemudian dipilih tiga orang dengan nilai tertinggi. Tahap ketiga yaitu tahap terakhir, dimana tiga orang terpilih mendpat soal amplop dan juga soal rebutan.

            Adapun tempat-tempat pelaksanaan KMI Smart untuk setiap angkatan ialah: angkatan kelas 1 di samping Auditorium, kelas 1 Intensif di Masjid Dalam, kelas 2 di Masjid Luar, Kelas 3 di depan Guest House, kelas 3 Intensif depan gedung Al-azhar, kelas 4 di Aula Mini, dan kelas 5 di Masjid.

            Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan santri mendapatkan power berkompetisi belajar yang lebih dan tetap menjaga kesemangatan dalam kegiatan pembelajaran dalam kesehariannya.        QurrotulAini

Ujian Praktik Mengajar Usai, Bersambut Ujian Lisan

0

RIMBO PANJANG – Ujian praktik mengajar telah usai. Namun, jihad Siswi Akhir KMI belumlah selesai. Mereka masih harus menghadapi ujian-ujian yang datang bergiliran. Ujian babak selanjutnya adalah ujian lisan. Mereka harus mampu beretorika dalam menjawab pertanyaan yang dilontarkan para penguji yang cenderung bersifat esai. Tentunya dengan menggunakan dua bahasa; Arab dan Inggris. Hanya satu materi yang menggunakan Bahasa Indonesia, yaitu Psikologi Pendidikan.

Kamis (6/2) ujian lisan dimulai dan berakhir nanti pada Selasa (18/2). Mereka terbagi menjadi 11 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 14-15 orang. Bila adik-adik kelas mereka harus menghadapi ujian lisan seorang diri, namun tidak dengan Siswi Akhir KMI. Mereka tidak hanya menghadapi dua orang penguji, tapi juga harus bersaing dengan satu hingga dua orang teman sekelasnya.

Materi yang diujikan cukup banyak, 20 materi. Semuanya terbagai menjadi 7 kategori, yaitu Bahasa Arab I (Muhadatsah, Muthala’ah, Nahwu, Sorf), Bahasa Arab II (Balaghah, Tarikh Adab, Mahfudzat), Aqidah (Tauhid, Adyan), Fiqh (Bidayatul Mujtahid, Masail Fiqhiyah, Ibadah Qauliyah wa ‘Amaliyah), Tarbiyah (Ushul Tarbiyah, Psikologi Pendidikan), Bahasa Inggris (Conversation, Reading, Grammar), dan Al-Qur’an (Tilawah, Tajwid, Hifdzu Juz ‘Amma). Nyaris tanpa jeda para Siswi Akhir KMI menjalani ujian lisan, mengingat ujian ini dilaksanakan selama 11 hari. Tidak hanya itu, hampir seluruh materi ujian mencakup materi pelajaran kelas 1 hingga kelas 6.

Ujian dimulai pukul 07.00 WIB sampai dengan selesai. Bagi setiap siswi yang belum mendapat giliran untuk ujian di hari itu, ia mengisi waktu kosongnya dengan belajar di mushala santri. Setiap harinya, sekitar 98-105 santri yang mendapat giliran untuk masuk ke ruang ujian. Nee

Siswi Akhir KMI Hadapi Tarbiyah Amaliyah

0

RIMBO PANJANG – Langkah panjang yang dijalani siswi kelas 6 KMI dalam menghadapi ujian tahap akhir dimulai dengan ujian praktik mengajar (tarbiyah amliyah). Diawali dengan pengarahan yang cukup padat dan mendalam. Bahkan Bapak Direktur KMI, Al-Ustadz K.H. Masyhudi Subari, M.A. ikut mengawal pengarahan tersebut secara langsung.

Sebanyak 44 orang guru pembimbing (14 Ustadz dan 30 Ustadzah) dikerahkan untuk mengawal 162 siswi kelas 6 KMI. Mereka terbagi menjadi 11 kelompok. Tiap kelompok terdiri dari empat belas hingga lima belas orang. Kegiatan Tarbiyah amaliyah berlangsung selama 10 hari, dari Sabtu (25/1) hingga Senin (3/2). Tiga hari pertama, satu orang dari masing-masing kelompok mendapatkan tugas mengajar pada jam pelajaran kedua. Sedangkan tujuh hari setelahnya, dua orang dari mereka akan bertugas menjadi guru pada jam pelajaran pertama dan keempat.

Usai menyaksikan teman mereka bertindak sebagai guru, tiap kelompok mengadakan evaluasi hasil pembelajaran di ruangan-ruangan kelas Gedung Palestina lantai dua. Dengan pengawalan dari para guru pembimbing, guru praktik ikhlas menerima kritikan dan para pengkritik pun demikian. Karena salah satu tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah perbaikan. Farouq

Kiai Gontor Ingatkan Pentingnya Memperbaiki Bacaan Quran

0

Gontor – Jami’yyatul Qurra wal Huffaz (JMQH)Pondok Modern Darussalam Gontor mengadakan acara pertemuan dengan Bapak Pimpinan Pondok Modern, KH Hasan Abdullah Sahal, pada Kamis malam (13/2) di Masjid Jami Gontor. Acara tersebut tak hanya diikuti oleh anggota JMQH saja, tapi juga para musyrif (pembimbing) dari kalangan asatidz.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Hasan berpesan agar para qari senantiasa memperbaiki bacaannya sampai akhir hayat. Beliau juga mengatakan bahwa hal pertama yang harus diperhatikan oleh para qari adalah tajwid yang benar.

 

“Yang terpenting adalah islah (pembenaran) dulu, bukan bagusnya atau indahnya bacaan Quran.” ujar Kiai Hasan.

 

Kiai Hasan juga menceritakan bahwa dirinya pernah berdialog dengan Syaikh Mahmud Khalil Al Husari, seorang qori ternama asal Mesir, tentang bacaan Quran.

 

“Suatu saat saya pernah bertanya kepada Syaikh Mahmud Al Husari tentang cara memanjangkan suara. Lantas beliau menjawab kalau panjang pendeknya suara itu adalah mauhibah atau karunia dari Allah.” katanya.

 

Di akhir pertemuan Kiai Hasan juga mengingatkan bahwa orang yang paling baik adalah dia yang belajar dan mengajarkan Al Quran. Selain itu, orang yang belajar dan menghafal Quran sangat banyak godaannya. Maka sebagai seorang pelajar dan penghafal Quran, kita harus tetap bersabar dan terus berjuang. AbdulNafi