Home Blog Page 518

‘Ikhtibar’: Mengukur Hasil Belajar

0
Suasana pelaksanaan ulangan umum akhir tahun
Suasana pelaksanaan Ikhtibar Akhir Tahun

DARUSSALAM–Sebagai kegiatan rutin yang diadakan di setiap semester kedua tahun ajaran, Ulangan Umum Akhir Tahun atau biasa disebut ikhtibar telah dimulai sejak Sabtu (15/3) kemarin. Ikhtibar ini diikuti segenap siswa dari Kelas 1–5 Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Sedangkan siswa-siswa Kelas 6 yang tidak lama lagi akan berkutat dengan padatnya rangkaian ujian akhir masih aktif mengikuti kegiatan belajar di kelas. Minggu ini adalah hari-hari terakhir mereka masuk kelas. Dengan berakhirnya ikhtibar, berakhir pula kegiatan belajar mengajar untuk seluruh siswa Kelas 6 karena mereka akan berkonsentrasi menghadapi ujian praktik mengajar, ujian lisan, dan ujian tulis.

Sementara itu, pada pelaksanaan ikhtibar kali ini terdapat sedikit perbedaan dibandingkan ikhtibar-ikhtibar sebelumnya, yaitu pada jadwal dan hari yang digunakan. Jika pada setiap ikhtibar sebelumnya kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari (Sabtu–Rabu), maka kali ini dilaksanakan dalam waktu enam hari, terhitung mulai Sabtu (15/3) hingga Kamis (20/3). Penyebabnya adalah adanya acara Peringatan Peristiwa Sembilan Belas Maret (Persemar) di antara hari-hari pelaksanaan ikhtibar kali ini, yaitu pada hari kelima, Rabu (19/3) pagi.

Oleh karena itu, pada hari Rabu tersebut, ikhtibar yang biasanya memiliki alokasi waktu per hari dengan tiga jam pelajaran untuk diujikan hanya menggunakan satu jam pelajaran saja. Sementara materi jam kedua dan ketiga dialihkan ke hari Kamis (20/3), pada jam pertama dan kedua.

Seiring dengan diadakannya ikhtibar di akhir tahun ajaran ini, diharapkan para siswa KMI dari Kelas 1–5 sedini mungkin telah mempersiapkan dirinya masing-masing untuk menghadapi Ujian Akhir Tahun yang akan dilaksanakan setelah selesainya Ujian Akhir Kelas 6 beberapa bulan ke depan. Hasil ikhtibar ini juga bisa menjadi tolak ukur kemampuan siswa Kelas 1–5 KMI dalam memahami pelajaran yang diajarkan di kelas, sehingga bisa dijadikan bahan evaluasi bagi guru-guru dan para siswa untuk meningkatkan prestasi belajar pada Ujian Akhir Tahun nanti. fei

Ajang Mahasiswi Multitalenta, “Miss Campus” Gali Bakat dan Potensi

0
Para finalis "Miss Campus" unjuk kemampuan
Para finalis “Miss Campus” unjuk kemampuan

MANTINGAN–Untuk menjaring mahasiswi multitalenta, Dewan Mahasiswi (Dema) Institut Studi Islam Darussalam (ISID) Wilayah Mantingan menggelar kompetisi antarmahasiswi semester 4 ISID Kampus Mantingan yang dikenal dengan “Miss Campus”. Sebelum mencapai babak final, para peserta harus berhasil melewati serangkaian seleksi untuk mewakili program studi (prodi) masing-masing dari setiap fakultas. Mereka diuji dari berbagai segi meliputi wawasan keilmuan, keahlian di bidang olahraga, kepandaian memasak, kemampuan bernyanyi, dan keterampilan khusus yang dimiliki.

Pada babak final yang berlangsung di Aula Kulliyatul Banat Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 lalu, Jum‘at (14/3), para finalis yang terpilih mewakili setiap prodi dari ketiga fakultas di ISID bersaing ketat. Fakultas Tarbiyah diwakili oleh Faprilisya Heldika dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Putri Nur Jannah dari Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Sementara Fakultas Ushuluddin diwakili tiga orang mahasiswi, yaitu Ika Mahmudah dari Prodi Perbandingan Agama (PA), Oktaviani Ermananda dari Prodi Akidah Filsafat (AF), dan Inayatul Maula dari Prodi Tafsir. Sedangkan para pesaing mereka yang mewakili Fakultas Syariah adalah Yana Elita dari Prodi Perbandingan Mazhab dan Hukum (PMH), Luluk Wahyu dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan Azizah Esti dari Prodi Ekonomi Syariah (ES).

Di tahap akhir ini, para finalis tersebut disuguhi oleh dewan juri dengan aneka ragam soal yang ditanyakan untuk menguji kualitas keilmuan mereka. Selain berkenaan dengan pengetahuan umum, mereka juga ditanya tentang materi Ushul Fiqh, Keputrian, Nahwu, Sharf, dan Ilmu Kalam. Tidak hanya itu, para peserta juga diminta untuk menyanyikan sebuah lagu nasional dan lagu khusus yang telah ditentukan panitia penyelenggara.

Akhirnya, setelah melalui penilaian dewan juri, dengan segala talenta yang dimilikinya, terpilihlah Yana Elita sebagai Miss Campus 2014. Mahasiswi Fakultas Syariah yang berasal dari Ponorogo ini juga menyabet juara Hasta Karya Terbaik. Sedangkan perlombaan khusus untuk bidang menyanyi pada perhelatan ini dimenangkan oleh Putri Nur Jannah. Sementara untuk bidang memasak dan bidang olahraga, masing-masing dijuarai oleh Oktaviani dan Azizah Esti. data_gp1

DIALOG 5 BESAR CALON KETUA KOORDINATOR

1

DIALOG 5 BESAR CALON KETUA KOORDINATOR

Sama halnya dengan Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM), Kamis (27/2/14) Koordinator Gerakan Pramuka juga menyelenggarakan dialog 5 besar calon ketua Koordinator ditempat yang sama yang dihadiri oleh seluruh kelas 5, pengurus Koordinator lama, asatidz dan ustadzah yang secara langsung memilih 2 orang dari 5 orang calon ketua Koordinator yang merupakan pilihan dari masing-masing Gugus Depan, yaitu:

  1. Arina Hasbana (5B-Magelang)
  2. Rufaida Arfayani (5D-Kediri)
  3. Adzka Haniina Albarri (5B-Surakarta)
  4. Inas Nadira Hadi (5D-Magelang)
  5. Hameda Rachma (5C-Yogyakarta)

Berbeda dengan pelaksanaan pemilihan calon ketua OPPM, 2 nama yang dipilih pada pemilihan calon ketua Koorninator dibacakan secara langsung dengan disaksikan seluruh pemilih. Acara ditutup dengan pembacaan hasil pemilihan suara: Arina Hasbana (159 suara), Rifaida Arfayani (156 suara), Adzka Haniina Albarri (27 suara), Inas Nadira Hadi (63 suara), dan Hameda Rachma (19 suara).

DIALOG 5 BESAR CALON KETUA OPPM

2

Seiring berjalannya waktu, program demi program telah diselesaikan. Masa bakti kepengurusan Organisasi Pelajar Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 2 periode 1434-1435 H telah berakhir. Agar estafet perjuangan OPPM ini tetap berjalan, maka Senin (24/2/14) diselenggarakan dialog 5 besar calon ketua OPPM masa bakti 1435-1436 H, bertempat di pendopo bapenta putri yang dihadiri oleh seluruh kelas 5, Ustadzah dan Asatidz. Dialog 5 besar ini diselenggarakan sebagai kelanjutan dari pemilihan utusan konsulat, penyaringan, dan panggilan istimewa, kemudian dari 60 calon pengurus OPPM tersebut dipilih 10 orang yang akan menjadi calon ketua OPPM. Selanjutnya disaring kembali menjadi 5 orang:

  1. Arina Nihayati (5D-Riau)
  2. Nining Sawangsah (5B-Karawang)
  3. Lidya Nur Eka Safitri (5B-Jember)
  4. Citra Ayu Rosmala (5B-Lampung)
  5. Esty Noor Baety Intani (5C-Tasikmalaya)

dan berakhir pada hasil pemilihan suara terbanyak dan pertimbangan lainnya. Diadakannya dialog ini tidak lain agar calon yang dipilih benar-benar terpilih sehingga mampu mengemban amanah sebagai ketua Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) serta bertanggungjawab atas program dan kegiatan santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 2 selama masa bakti 1435-1436 H.

Wakili Mahasiswi Gontor Putri 2 Pada Festival Bahasa

0

Pondok Modern Darussalam Gontor terus berbenah dalam peningkatannya, bukan sekedar memaksimalkan sistem dan pembangunan yang ada, namun kualitas santriwati dan mahasiswi (guru) pun juga merupakan objek penting dalam pembenahan ini. Untuk meningkatkan kualitas objek penting ini dibutuhkan lingkungan yang baik agar terbentuk generasi  yang baik, maka estafet nilai-nilai dan jiwa kepondokmodernan tidak terputus dengan terlahirnya generasi-generasi baik tiap tahunnya.

Bahasa Arab dan Inggris merupakan bahasa resmi yang selalu di gunakan dalam setiap aktivitas dikelas maupun diluar kelas, sehingga penduduk pondok harus selalu dipacu untuk menggunakan dan mengembangkannya, salah satu cara yang di lakukan adalah dengan pengawasan dan membuat ajang skill show untuk kedua bahasa ini. Tergerak untuk meningkatkan dan mengukur kemampuan  bahasa mahasiswi ISID, mahasiswi fakultas Tarbiyah (PBA) menggelar festival bahasa Arab antar pondok cabang Gontor Putri yang belokasi di Gontor Putri 1 pada Jum’at (7/2/14) dengan menghadirkan perlombaan tarjamah, esai, membaca puisi, menyanyi, debat dan .

Acara ditutup dengan pengumuman pemenang perlombaan. Alhamdulillah, perwakilan  mahasisiwi Gontor Putri 2 meraih juara 1 tarjamah yang diwakili oleh Dyah Hayu, juara 1 esai yang diwakili Vita Fatimah, juara 2 membaca puisi (Fella Mounaya), dan juara 2 menyanyi (Vina Fitriani)

Al- Ustadz H. Agus Budiman, M.Pd Arahkan Siswa Kelas 5 Sebagai Pengajar Pelajaran Sore dan Pengawas Latihan Pidato

0
Pengarahan pelajaran sore dan muhadhoroh
Ust. H. Agus Budiman Memberi Pengarahan Kepada Siswa Kelas 5 di Aula Riyadh

MADUSARI-Dengan dilantiknya pengurus OPPM yang baru dari kelas 5 menandakan bahwasanya estafet kepengurusan kegiatan – kegiatan lain juga telah dipegang oleh kelas 5. Yaitu pelajaran sore dan Latihan pidato (muhadhoroh). Pada  hari senin (10/3) seluruh santri kelas 5 berkumpul di Aula Gedung Riyadh guna mengikuti pengarahan dan pembagian tugas pengajar pelajaran sore dan pengawas latihan pidato.

Setelah Shalat Isya’, acara tersebut dimulai. Al- Ustadz H. Agus Budiman, M.Pd memberi pengarahan pada seluruh pengajar pelajaran sore dan pengawas muhadhoroh. Beliau menyampaikan bahwasannya ini adalah kesempatan yang mahal dan jarang ditemui di tempat lain. Meskipun masih duduk di bangku kelas 5, seluruhnya mendapatkan kesempatan belajar untuk mengajar, bahkan juga menjadi pengawas dalam latihan pidato. Maka seluruhnya agar memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan sungguh – sungguh.

Usai pengarahan, dewan guru staf pembimbing pelajaran sore dan muhadhoroh membacakan jadwal mengajar dan jadwal mengawas muhadhoroh. Dengan ini, para siswa yang baru dilantik menjadi pengurus OPPM dan Koordinator Gerakan Pramuka tersebut telah resmi menjadi pengajar pelajarn sore dan pengawas muhadhoroh.

Santri Gontor 2 Hadapi Ulangan Umum Akhir Tahun

0
Ulangan Umum Akhir Tahun
Para Satri Mengerjakan Soal Ulangan Umum dengan Tenang

MADUSARI-Selama satu pekan, terhitung mulai hari Sabtu (15/3) hingga hari Kamis (20/3), seluruh santri Gontor 2 dari kelas 1 sampai kelas  5 KMI akan menghadapi ulangan umum. Adapun siswa akhir KMI tidak tetap masuk kelas seperti biasa karena harus menyelesaikan pelajaran – pelajaran akhir tahun sebelum menghadapi praktek mengajar dan rentetan ujian akhir KMI.

Panitia ulangan umum berupaya menciptakan miliu belajar yang kondusif dengan menebarkan syiar – syiar tentang belajar di sekitar area Gontor 2. Selain itu, beberapa kegiatan ekstrakulikuler dan olahraga diberhentikan selama satu pekan. Para wali kelas pun juga meningkatkan kuantitas dan kualitas belajar santri dengan menambah jam belajar bersama santri pada sore hari.

Pada hari jum’at (14/3) menjelang maghrib, Ust. H. Zaini Hasan selaku penanggungjawab KMI Gontor 2 memberikan pengarahan kepada seluruh santri di Masjid Jami’ Gontor 2. Beliau menekankan kepada seluruh santri agar selalu membawa buku dan belajar dengan giat dan sungguh – sungguh.

Suasana Belajar Santri
Para Santri Belajar di Depan Kelas Sambil Menunggu Bel Masuk Ruang Ujian

Setiap kelas diawasi 3 hingga 4 orang guru yang juga akan mengoreksi lembar jawaban santri setiap harinya. Nilai ulangan umum langsung ditempelkan di depan kantor KMI setiap harinya sehingga para santri dapat melihat hasil ujian pada hari tersebut.

Ulangan umum akhir ini berbeda dengan ulangan – ulangan umum sebelumnya. Di mana jika biasanya ulangan umum dilaksanakan selama 5 hari, ulangan umum kali ini dilaksanakan selama 6 hari.  Hal ini dikarenakan pada hari rabu, setelah menyelesaikan 1 materi ulangan, seluruh santri dan dewan guru melaksanakan Peringatan Sembilan Belas Maret (PERSEMAR). Sehingga 2 materi yang seharusnya dilaksanakan pada hari Rabu harus diundur pada hari Kamis.

Dimulainya ulangan umum akhir tahun ini menandakan bahwasannya para santri semakin dekat dengan berbagai macam ujian. Beberapa pekan setelah ulangan umum, para santri akan menghadapi ujian pelajaran sore dan ujian akhir tahun. Waffaqonallaahu Bittaufiiq Wannajaah.

K.H. Syamsul Hadi Abdan: Guru Mengajar Santri, Sekaligus Mengajar Dirinya

0

K.H. Syamsul Hadi Abdan  Guru Mengajar Santri, sekaligus Mengajar DirinyaGONTOR – Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), tepat pukul 20.15 WIB nampak sudah dipenuhi oleh siswa-siswa kelas 5 Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI). Sekitar 563 orang siswa berkumpul, khidmat menyimak wejangan kiai mereka. “Dengan persiapan yang pasti, hati yang yakin, semangat yang berkobar. Seorang guru siap untuk mengajar. Guru mengajar santri-santrinya, sekaligus mengajar dirinya sendiri,” demikian nasihat Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Syamsul Hadi Abdan, pada acara Pengarahan Pengajar Pelajaran Sore Akhir Tahun untuk kelas 5, Rabu (12/3) malam.

Acara ini dilaksanakan tepat sehari setelah Pelantikan Pengurus Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka (KGP). Melihat semakin dekatnya rentetan ujian Kelas 6 KMI, termasuk karantina dan ujian praktik mengajar, maka pondok mempercayakan kelas 5 KMI untuk menggantikan tanggung jawab Kelas 6 KMI dalam mengajar materi Pelajaran Sore.

Adapun materi yang diajarkan adalah Muthala’ah (Kelas 1–3 KMI), Reading (Kelas 1–3 KMI), Nahwu (Kelas 1 Int, 2, dan 3 KMI), al-Qur’an (Kelas 1–2 KMI), Imla’ (Kelas 1 KMI), dan Khat (Kelas 1–2 KMI). Secara keseluruhan, total pengajar dari siswa Kelas 5 sebanyak 253 orang.

Pengarahan yang dilaksanakan di BPPM ini diikuti oleh seluruh siswa Kelas 5 KMI dan beberapa guru KMI serta wali kelas. Selain itu, acara ini juga diikuti oleh para staf Pembimbing Pelajaran Sore serta Bapak Direktur KMI. elfah

 

Olimpiade Ekonomi & Hukum Islam Gontor 2 Cetak Mahasiswa Berkualitas

0
pembukaan olimpiade syariah Gontor 2
Al- Ustadz Royyan Ramdhani Djayusman, M.A membuka Olimpiade Ekonomi & Hukum Islam Gontor 2

Gontor 2– “menyeimbangkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual, menuju Gontor 2 yang lebih baik” merupakan motto dari Dewan Mahasiswa (DEMA) wilayah Gontor 2 tahun ini. Salah satu upayanya adalah dengan mengadakan Olimpiade Ekonomi dan Hukum Islam secara internal yang diadakan pada hari jum’at (28/2) pagi hingga sore hari.

Peserta olimpiade adalah para mahasiswa Fakultas Syariah semester 2 hingga 6 yang berjumlah 36 mahasiswa yang telah dibagi menjadi beberapa kelompok. Adapun yang bertindak menjadi juri adalah para mahasiswa syariah semester 8, para sarjana Fakultas Syariah, dan beberapa dosen ISID dan guru senior di Gontor 2. Perlombaan tersebut dibagi menjadi  10 cabang perlombaan, yaitu Master of Economy, Master of Islamic Law,  Cerdas – Cermat Ekonomi, Cerdas – Cermat Hukum, Debat Ekonomi, Firqotul Mujtahidin, Lomba Karya Tulis Ilmiyah, Bisnis Plan, Akutansi, dan Statistik . Adapun soal – soal dalam olimpiade tersebut telah disiapkan dari Fakultas Syariah ISID Siman yang merupakan pusat kegiatan kemahasiswaan. Satu mahasiswa dapat mengikuti 2 sampai 3 perlombaan sekaligus dikarenakan jumlah mahasiswa yang terbatas. Namun meskipun demikian, acara dapat terlaksanakan dengan tertib dan lancar.

Presentasi LKTI Gontor 2
Salah Satu Peserta Mempresentasikan Karya Tulis Ilmiyahnya di Hadapan Para Juri dan Peserta Lainnya

Dibuka oleh Al- Ustadz Royyan Ramdhani Djayusman, M.A,  beliau menyampaikan bahwa tujuan dari perlombaan ini adalah guna menyiapkan mahasiswa – mahasiswa syariah yang berkualitas. Para peserta yang menjadi pemenang akan menjadi delegasi dari Gontor 2 guna menghadapi Olimpiade Ekonomi dan Hukum Islam antar kampus yang diadakan setiap tahunnya.

Olimpiade tersebut ditutup oleh Al- Ustadz Ahmad Fananie, M.Shar sekaligus membacakan juara dari tiap – tiap cabang perlombaan dan menyerahkan hadiah kepada tiap – tiap pemenang. Tahun lalu, mahasiswa Gontor 2 berhasil meraih juara favorit dalam Olimpiade Ekonomi dan Hukum Islam antar kampus. Maka tahun ini, Gontor 2 berharap mampu menjadi lebih baik dan mendapatkan juara umum dari olimpiade bergengsi antar kampus tersebut.

Mahasiswa Syariah berpose bersama
Mahasiswa Fakultas Syariah Gontor 2 Berpose Bersama Ust. Ahmad Fanani, M. Shar Usai Pembagian Hadiah

Galeri Gontor 2 All Star Show 2013

0
Hadrah Gontor 2
Penampilan Hadrah Awali Gontor 2 All Star Show

Koor Kelas 5 dan 6 Gontor 2
Koor Kelas 5 dan 6 Gontor 2 Bawakan Lagu Hymne Oh Pondokku
Sambutan Ust. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A
Al- Ustadz Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A Memberi Sambutan Sekaligus Membuka Acara GASS 2013

Atraksi Tari Aceh dengan Menutup Mata Memukau Penonton
Atraksi Tari Aceh dengan Menutup Mata Memukau Penonton

 

Kebersamaan Gontor 2
Al- Ustadz H. Muhammad Hudaya, Lc. M.Ag Bernyanyi Bersama Para Santri Sekaligus Menutup Pentas Gontor 2 All Star Show